| Pelampiasan Malam |
Selasa, 14 Januari 2014
Senin, 13 Januari 2014
BELAJAR DISIPLIN
Belajar disiplin diri merujuk pada pelatihan yang didapatkan
seseorang untuk memenuhi tugas tertentu atau untuk mengadopsi pola
perilaku tertentu, walaupun orang tersebut lebih senang melakukan hal yang
lain. Sebagai contoh, seseorang mungkin saja tidak melakukan sesuatu yang
menurutnya memuaskan dan menyenangkan dengan membelanjakan uangnya untuk
sesuatu yang ia inginkan dan menyumbangkan uang tersebut kepada organisasi amal
dengan pikiran bahwa hal tersebut lebih penting.
Secara etimologi disiplin berasal dari bahasa Latin
“disibel” yang berarti Pengikut. Seiring dengan perkembangan zaman, kata
tersebut mengalami perubahan menjadi “disipline” yang artinya kepatuhan atau
yang menyangkut tata tertib. Disiplin memerlukan integritas emosi dalam
mewujudakan keadaan. disiplin diri dapat bermula pada suatu hal yang kecil,
contoh : bagi pelajar yang mampu membagi waktu belajar, membagi waktu
beribadah sehingga tak menimbulkan suatu pertabrakan kegiatan pada waktu yang
sama.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
disiplin adalah ketaatan atau kepatuhan terhadap peraturan. Ketaatan berarti
kesediaan hati secara tulus untuk menepati setiap peraturan
yang sudah dibuat dan disepakatibersama. Orang hidup memang bukan
untuk peraturan, tetapi setiap orang pasti membutuhkan peraturan untuk
memudahkan urusan hidupnya.
Analoginya sederhana. Kita bisa perhatikan pentingnya
peraturan itu dalam lampu lalu lintas. Ketaatan setiap pengendara
terhadap isyarat lampu lintas jelas membuat kondisi jalan menjadi tertib
dan aman. Bayangkan ketika masing-masing pengendara mengabaikan peraturan
berupa isyarat lampu lalu lintas itu. Pasti kondisi jalan akan kacau, macet,
dan bahkan memicu terjadinya kecelakaan.
Mengapa disiplin itu sulit ?
Kebiasaan yang kita lakukan akan menentukan masa depan kita. Kebiasaan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik, begitupun sebaliknya, namun untuk membiasakan kebiasaan baik itu tidak mudah. Mengapa demikian ?
Manusia memiliki sifat – sifat mendasar
seperti : cenderung bermalas -malasan, ingin hidup seenaknya mengikuti
keinginan hatinya dan keinginan untuk melanggar peraturan – peraturan yang ada.
Kita selalu menganggap pekerjaan sebagai
suatu kewajiban apapun beban yang harus dilakukan, bukan sebagai kesenangan.
Pepatah mengatakan “ kita akan lebih mudah menerapkan disiplin diri jika kita
mencintai apa yang kita kerjakan ”.
Manusia cenderung cepat bosan jika
melakukan kegiatan yang sama dalam jangka waktu lama.
Tips untuk dapat hidup dengan
disiplin, dengan cara :
Kalahkan diri sendiri.
Lakukan kegiatan selingan sesekali di luar
rutinitas.
Fokuskan fikiran pada tujuan akhir yang
ingin dicapai.
Tips untuk meningkatkan disiplin diri, dengan cara :
Tetapkan
tujuan atau target yang ingin dicapai dalam waktu dekat.
Buat
urutan prioritas hal – hal yang ingin kita lakukan.
Buat
jadwal kegiatan secara tertulis.
Lakukan
kegiatan sesuai dengan jadwal yang kita buat, tetapi jangan terlalu kaku.
Berusahalah
untuk selalu dsiplin dengan jadwal program kegiatan yang sudah kita susun
sendiri.
Minggu, 12 Januari 2014
TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU
Menurut ramalan cuaca BMKG *BuMi Kian Galau* di beberapa daerah di Indonesia akan sering di guyur hujan (enakan diguyur cinta kali yaa hehehe). Nah untuk itu kita perlu mempersiapkan beberapa perlengkapan pribadi sebagai berikut :
TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU
*siapkan diri dengan asupan makanan yang bergizi, makan-makanan yang halal, minuman yang menghangatkan bisa, contoh : air teh hangat, kopi panas (kopi hangat ga enak dong) pokoknya semua yang bikin badan hangat deh, apalagi kumpul dengan keluarga. Dibarengi canda tawa ringan. Dijamin hangat tuh hehehe.
*Jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak. Kecuali emang niat mau ujan-ujanan (bisa jadi untuk mengenang nostalgia masa kecil, hayoo ngaku yang kecilnya suka ujan-ujanan?!)
TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU
*Di cuaca dingin jangan banyak berdiam diri. Gerakkan badan misalnya : beres-beres rumah, nyuci, nyetrika, nyapu, ngepel lantai. Pokonya ada suatu kegiatan yang bisa bikin keluar keringat deh! Apapun itu (??). Kalau tidak berhasil juga dengan cara-cara yang disebutkan tadi. Boleh menawarkan diri untuk memberikan jasa beresin rumah orang, kalau perlu jalanan disapu juga tuh hehhe..
*Nah untuk para abegeh apalagi yang jomblo, banyakin aktifitas yang positif ya? Misalnya berdoa agar segera dapet pasangan, Oh iya ada referensi doa buat yang jomblo nih... "Ya..Tuhan kalau ia jodohku, dekatkanlah padaku. Kalau ia bukan jodohku dekatkan ia padamu" cmiwwww.. hehehhe
TIPS MENGHADAPI CUACA YANG TIDAK MENENTU
*Untuk yang sudah mempunyai pasangan (sah). Banyak-banyak memberi kehangatan, bisa dengan senyuman, tapi alangkah lebih baik dengan perbanyak dukungan, yaitu penambahan anggaran buat shooping hehehehe...
Nah segitu dulu tips dari saya, kurang lebih mohon dimaafkan. Lebih kurang ya begini ini adanya *apa seeeh?!!* hehhehe..
Selamat berhangat-hangat ria *tuiiiing terbang ke kasur bobo lagi* :)
Sabtu, 11 Januari 2014
BERGUNA-KAH TES KEPRIBADIAN ?
Ya, saya memang memiliki banyak kekurangan dan ini manusiawi dong. Dan beberapa diantara kelemahan yang saya miliki, adalah :
*Menghindari perhatian akibat rasa malu.
*Kurang teraturnya hampir mempengaruhi semua bidang.
*Berjuang, melawan untuk menerima cara lain yang tidak sesuai dengan cara yang diinginkan.
*Punya ingatan kurang kuat, biasanya berkaitan dengan kurang disiplin dan tidak mau repot- repot mencatat hal-hal yang tidak menyenangkan.
*Sulit dalam membuat keputusan.
Dan inilah hasil akhir menurut survey yang saya ikuti, tapi bukan berarti pula saya membanggakan diri *sombong* sekali lagi ini hanya hasil dari sebuah survey yang saya ikuti, lho yaa..
TheGiver
Mereka suka mencari kesinambungan melalui hubungan yang harmonis dan nilai-nilai kolektif. Mereka unggul dalam memilah suatu situasi dan bertindak sesuai dengan situasi, memberikan kehangatan dalam sebuah peraturan atau mengubah asam menjadi manis. Mereka secara alami mencari tahu apa yang orang lakukan, apa yang mereka nikmati, dan di mana dan bagaimana mereka bekerja. Tampaknya memiliki banyak kenalan yang tidak terbatas dan selalu memberikan perhatian pada orang yang membutuhkan.
Fokus pada orang lain, merasa menjadi cahaya ketika orang di sekitar mereka bahagia, dan terganggu ketika ada sesuatu yang salah. Mereka adalah pemandu sorak, sering menyatakan dukungan, syukur, dan dorongan, dan memberikan pujian ke orang yang mereka hargai. Mereka mencatat apa yang sedang dilakukan dan apa yang perlu dilakukan, menawarkan bantuan mereka di mana pun diperlukan.
Menikmati kegiatan kelompok, mengatur dan cenderung untuk mengambil komitmen anggotanya secara serius. Secara umum, mereka bisa diandalkan dan tidak ingin mengecewakan orang lain. Sebagai pemain tim dan pemimpin proyek, mereka fokus pada apa yang akan dilakukan dan kekuatan masing-masing anggota. Adalah orang yang setia dan mereka mengharapkan loyalitas. Mereka melakukan percakapan dengan baik, menemukan kesamaan dengan speaker mereka. Mereka cenderung untuk menemukan cara yang tepat untuk merespon dalam situasi tertentu, tidak peduli seberapa tegang atau tidak nyaman situasi itu.
Termasuk orang yang menegakkan berbagai nilai, hanya nilai-nilai yang dibuat secara bersama-sama adalah cara menciptakan harmoni. Cenderung untuk mengadopsi nilai-nilai kolektif dari kelompok sosial mereka.
Ringkasan: Hangat, empati, responsif dan bertanggung jawab. Sangat peka terhadap emosi, kebutuhan, dan motivasi orang lain. Menemukan potensi dalam diri setiap orang dan ingin membantu orang lain memenuhi potensi mereka. Dapat bertindak sebagai katalis untuk pertumbuhan individu dan kelompok. Setia, responsif terhadap pujian dan kritik. Sociable, memfasilitasi orang lain dalam kelompok, dan memberikan inspirasi kepemimpinan.
Kata kunci: Terorganisir, mengembangkan sumber daya manusia, pembangun konsensus, terampil, energi tinggi, antusias.
Karir pekerjaan: Agamawan, konselor, dokter, desainer, eksekutif dan kepemimpinan.
Rabu, 08 Januari 2014
Kenapa Saya Ga Dapat Ide?
Sedari jam satu malam tadi, hanya bolak-balik liatin TL orang. Padahal kopi sudah satu gelas lenyap dimulut. Mana di Bandung cuaca dingin sangat. Tangan berasa kaku semua. Sebentar-bentar nguap tapi ga bisa merem juga ni mata. Yang ada malah neg di lambung. "oalah, ternyata saya belum nemu nasi sedari sinag tadi", apa sengaja lupa atau emang malas. *kebiasaan yang jelek, jangan ditiru deh!*. Padahal udang kangen pengen posting tulisan, tapi mikir sampai kepala panas juga ga dapat ide. Jadinya yaa, garuk-garuk kepala yang emang gatal, entah ketombean kali ya? atau belum keramas? Hmm, dua opsi yang dibenarkan, memang... hehehe. Ih, bisa jadi pula karena akhir-akhir ini mulai tumbuh banyak uban *bukan uban tua kali ya?, saya merasa belum tua, ko" buktinya pasti nanti pada komen deh! bener ga?* hehehe..
Lirik gelas kopi yang tinggal ampas-nya, mulai deh berdatangan gerombolan penghisap rasa manis. Siapa lagi kalau bukan "semut". Ya, semut itu saya perhatikan ko mereka suka ya sama ampas kopi? Ah... sudahlah. Saya ga mau bahas kopi dan semut, suka panjang urusannya.
Kembali ke topik deh. Tapi bentar dulu ada inbox masuk, ya? silahkan disimak baik-baik celotehan saya. Kalau perlu dan emang harus, coba kasih ide dong? Apa yang musti saya tulis? Boleh tentang tips-trik atau puisi atau juga pengetahuan. Tapi jangan tentang travelling ya, kurang suka. *padahal ga punya dana tuuh, hehe*. Lihat jam di dinding menunjukkan angka 03.40, adzan awal subuh sudah berlalu. Badan mulai kedinginan nih. ambil mantel dulu ya, sebentar. Ihh, ternyata saya ga punya mantel ding! hahaha.. Ya, kepaksa pake sarung punya suami, lho! Sst... mumpung orangnya belum balik gawe. Kain sarung kubalutkan mirip orang yang ngeronda gituu! hmm, lumayan sedikit anget nih. Duhh, tapi kenapa pula ni kepala ko gatal melulu ya..? Sebentar-sebentar garuk, tapi posisi gatal-nya tetep disitu-situ juga, dibagian tengah kepala. Alamak! Sekarang nambah pula masalahnya! Apaan coba? Yups, laperrr asli nih. Tapi posisi lagi pewe. Mau beranjak dari tempat duduk ko males-nya minta ampun, efek kedinginan kali ya? *hehe, padahal posisi saya jongkok diatas kursi* soalnya kaki juga pas diraba dingin banget.
Tapi ada yang lebih menyebalkan lagi. Ni kompi udah disusupin link ga jelas, tiba-tiba suka dengan sendirinya tab kebuka, nama-nya link.buick sama adf.ly. Maklumlah, kompi cuman satu-satunya itupun rame-rame digunakan sama anak, alhasil saya ga tahu apa yang sudah mereka download, biasanya sih dari video musik atau mp3. Karena dua anak-ku yang paling besar suka musik. Ni juga pas lagi nulis musti cepet-cepet nutup link yang ga jelas tadi. Mengganggu sangat deh! Tapi, mudah-mudahan insya Allah bulan depan pengajuan saya di acc sama bos, apaan tuh?! *hehehe, kasbon beli lapi-lah* Butuh banget sih. Karena keseharian aktifitas saya berkutat di dunia maya, ya harus punya-lah. Bukan buat gaya-gayaan lho! Setuju pastinya dong?!.
Untuk itu, mari doakan saya sejenak.
Tema doanya :
*Dikabulkan pengajuan beli lapi.
*Gatal di kepala segera hilang.
*Laper diperut segera terisi.
*Badan yang kedinginan bisa hangat lagi.
*Kopi yang habis segera dibikinin lagi.
Berdoa selesai! Adzan subuh sudah berkumandang nih, saatnya menyegerakan diri. Kita jumpa lagi di siang hari *ngecek siapa aja yang udah pada ngasih saran, hehehe*
Wassalam.
Lirik gelas kopi yang tinggal ampas-nya, mulai deh berdatangan gerombolan penghisap rasa manis. Siapa lagi kalau bukan "semut". Ya, semut itu saya perhatikan ko mereka suka ya sama ampas kopi? Ah... sudahlah. Saya ga mau bahas kopi dan semut, suka panjang urusannya.
Kembali ke topik deh. Tapi bentar dulu ada inbox masuk, ya? silahkan disimak baik-baik celotehan saya. Kalau perlu dan emang harus, coba kasih ide dong? Apa yang musti saya tulis? Boleh tentang tips-trik atau puisi atau juga pengetahuan. Tapi jangan tentang travelling ya, kurang suka. *padahal ga punya dana tuuh, hehe*. Lihat jam di dinding menunjukkan angka 03.40, adzan awal subuh sudah berlalu. Badan mulai kedinginan nih. ambil mantel dulu ya, sebentar. Ihh, ternyata saya ga punya mantel ding! hahaha.. Ya, kepaksa pake sarung punya suami, lho! Sst... mumpung orangnya belum balik gawe. Kain sarung kubalutkan mirip orang yang ngeronda gituu! hmm, lumayan sedikit anget nih. Duhh, tapi kenapa pula ni kepala ko gatal melulu ya..? Sebentar-sebentar garuk, tapi posisi gatal-nya tetep disitu-situ juga, dibagian tengah kepala. Alamak! Sekarang nambah pula masalahnya! Apaan coba? Yups, laperrr asli nih. Tapi posisi lagi pewe. Mau beranjak dari tempat duduk ko males-nya minta ampun, efek kedinginan kali ya? *hehe, padahal posisi saya jongkok diatas kursi* soalnya kaki juga pas diraba dingin banget.
Tapi ada yang lebih menyebalkan lagi. Ni kompi udah disusupin link ga jelas, tiba-tiba suka dengan sendirinya tab kebuka, nama-nya link.buick sama adf.ly. Maklumlah, kompi cuman satu-satunya itupun rame-rame digunakan sama anak, alhasil saya ga tahu apa yang sudah mereka download, biasanya sih dari video musik atau mp3. Karena dua anak-ku yang paling besar suka musik. Ni juga pas lagi nulis musti cepet-cepet nutup link yang ga jelas tadi. Mengganggu sangat deh! Tapi, mudah-mudahan insya Allah bulan depan pengajuan saya di acc sama bos, apaan tuh?! *hehehe, kasbon beli lapi-lah* Butuh banget sih. Karena keseharian aktifitas saya berkutat di dunia maya, ya harus punya-lah. Bukan buat gaya-gayaan lho! Setuju pastinya dong?!.
Untuk itu, mari doakan saya sejenak.
Tema doanya :
*Dikabulkan pengajuan beli lapi.
*Gatal di kepala segera hilang.
*Laper diperut segera terisi.
*Badan yang kedinginan bisa hangat lagi.
*Kopi yang habis segera dibikinin lagi.
Berdoa selesai! Adzan subuh sudah berkumandang nih, saatnya menyegerakan diri. Kita jumpa lagi di siang hari *ngecek siapa aja yang udah pada ngasih saran, hehehe*
Wassalam.
Minggu, 15 Desember 2013
Kapan Nge-Blog?!
Yuhuuu..,Saya kembali!, setelah hampir sebulan ga ngeBlog rasanya ada sesuatu yang hilang. Emak so sibuk ini, sekarang-sekarang agak keteteran ngolah waktu *alesan!*. Yoii, kesibukan di kantor yang tidak bisa dikecualikan membuatku tak mampu konstan menulis. Pagi sebelum ngantor ngurus anak-anak yang abegeh, belum lagi si baby yang baru menginjak usia 11 bulan, semua butuh perhatian banget. Bapak-nya? Tersingkirkan sejenak, hehehe *ada waktunya ko* (apaan seeh?!). Yang jelas ditengah padatnya jadwal mengurus ini itu di rumah dan kantor, saya selalu berusaha menyapa teman-teman di dumay, walaupun sekedar nge-like atau komen pendek. Dan maafkeun saya belum bisa BW di rumah teman-temans sekalian.
Begitu banyaknya acara para Blogger-pun tak menampik hasrat kepengen ikutan, terlebih lagi banyak GA yang mustinya ku ikuti, apa daya raga dan fikiranku tersambar ketidaksingkronan waktu. Ya, sebenarnya sih bisa saja nyuri waktu malam kala semua orang di rumah terlelap. Tapi fisik ini sengaja kusisakan buat esok hari. Mirisnya lagi, karena ini pilihan. Terpaksa si baby kutitipkan, beruntung-nya orang yang menjaga si baby tak lain adalah tetangga dekat rumah. Jadi tidak begitu cemas. *dengan bayaran tentunya*. Hati dan pikiran seringkali bentrok, "mana yang harus diutamakan?!" Terus terang saya tidak bisa menjawabnya. Karena semua berjalan pada porsinya masing-masing *bukan begitu?* hehehe.
Juga dengan cuaca yang akhir-akhir ini selalu turun hujan, karena bawaanku ngojek sendiri ke kantor, alhasil mau tidak mau selalu kejebak banjir. Macet? Itu so pasti, tapi bukan halangan ko buat saya 'suerr'. Cuma sedikit yang kucemaskan, yaitu kala motor kejebak banjir *hiks* Celingukan minta tolong plus air mata. Sedih karena ga bisa benerin motor, ga ngerti mesin. Untungnya para kaum adam dijalanan selalu sigap kala ada perempuan yang butuh pertolongan, dan bayaran untuk jasanya? hihihihi.. saya kasih senyum manis dan ucapan terima kasih. Habisnya mau ngasih bayaran suka pada nolak *lain soal kalau ke bengkel* Namun yang terpenting selalu kusisipkan doa buat mereka.
Meskipun tulisan ini tidak dibuat panjang lebar, setidaknya hasrat ng-Blogku tersalurkan. Ngiri sih lihat teman-teman yang selalu eksis (10 jempol deh buat mereka) *lah jempol tanganku kan dua? sisanya? yaa, hasil kumpulan dari teman yang sehati hihihi*
Begitu banyaknya acara para Blogger-pun tak menampik hasrat kepengen ikutan, terlebih lagi banyak GA yang mustinya ku ikuti, apa daya raga dan fikiranku tersambar ketidaksingkronan waktu. Ya, sebenarnya sih bisa saja nyuri waktu malam kala semua orang di rumah terlelap. Tapi fisik ini sengaja kusisakan buat esok hari. Mirisnya lagi, karena ini pilihan. Terpaksa si baby kutitipkan, beruntung-nya orang yang menjaga si baby tak lain adalah tetangga dekat rumah. Jadi tidak begitu cemas. *dengan bayaran tentunya*. Hati dan pikiran seringkali bentrok, "mana yang harus diutamakan?!" Terus terang saya tidak bisa menjawabnya. Karena semua berjalan pada porsinya masing-masing *bukan begitu?* hehehe.
Juga dengan cuaca yang akhir-akhir ini selalu turun hujan, karena bawaanku ngojek sendiri ke kantor, alhasil mau tidak mau selalu kejebak banjir. Macet? Itu so pasti, tapi bukan halangan ko buat saya 'suerr'. Cuma sedikit yang kucemaskan, yaitu kala motor kejebak banjir *hiks* Celingukan minta tolong plus air mata. Sedih karena ga bisa benerin motor, ga ngerti mesin. Untungnya para kaum adam dijalanan selalu sigap kala ada perempuan yang butuh pertolongan, dan bayaran untuk jasanya? hihihihi.. saya kasih senyum manis dan ucapan terima kasih. Habisnya mau ngasih bayaran suka pada nolak *lain soal kalau ke bengkel* Namun yang terpenting selalu kusisipkan doa buat mereka.
Meskipun tulisan ini tidak dibuat panjang lebar, setidaknya hasrat ng-Blogku tersalurkan. Ngiri sih lihat teman-teman yang selalu eksis (10 jempol deh buat mereka) *lah jempol tanganku kan dua? sisanya? yaa, hasil kumpulan dari teman yang sehati hihihi*