Jumat, 14 November 2014

#Puisi Untuk Bapakku


;Bapa
Aku tahu dirimu rindu kupeluk
Aku tahu dirimu merasakan jemariku menjauh
Saat kupulang ke rumah kau jarang kusapa
Kau bertanya 'siapa yang datang' dari balik kamar
Itupun kujawab dengan sepintas

;Bapa
Kini tubuhmu terbaring lemah
Sekedar berjalanpun butuh tuntunan
Aroma tanah merah kerap kau utarakan
Dengan linangan penyesalan berjuta kata
Sebab masa pernah kau hilangkan

;Bapa
Aku paham jalan hidup masa lalu
Aku paham nasihat waktu yang kau jeda
Aku paham tujuan langkah yang sia-sia
Aku paham salah itu dari sengaja
Tapi aku lebih paham diantara kesunyian hati kita
Ada setitik cahaya yang kubawa dengan raga
Yaitu lentera kehidupan dari alam dan kejadian nyata

;Bapa
Sorot matamu doa buatku
Dan jauhku hanya mencari celah 
Kelak kubuat dirimu menangis bahagia
Dengan senyum dan air mata berbunga
Doaku takkan berlalu
Sampai tiba pada waktunya
Sesuai namamu Nurbaya
Nur cahaya, baya laut
Tempat asalmu dilahirkan 
Lautan Qalzam

Kan ku bawa nama ruhmu dari sana.

#Puisi Untuk Bapakku
#Puisi Untuk Bapakku



Senin, 27 Oktober 2014

SUSI "PRIMADONA" PUDJIASTUTI SANG MENTERI KINI

julayjo
Foto dari wikipedia
Susi Pudjiastuti..!?

Mungkin sebelumnya orang nggak begitu ngeh dengan nama tersebut. Begitu Bapak Presiden Jokowi mengumumkan dalam kabinet kerjanya, sebuah nama muncul yang sebelumnya sama sekali diluar dugaan.

Ya, Susi Pudjiatuti. Sebuah nama yang sampai saat ini masih lekat diingatan saya. Pertama kali Iihat beliau pada tahun 2006 lalu. Saat itu beliau menjadi tamu dicaranya Kick Andy. Ah.. Sunguh luar biasa banget deh Ibu satu ini.

Diawali dari seorang pengusaha pengepakan udang bekerja sama dengan pengusaha asal Jepang *namanya saya lupa*.
Ibu Susi dengan modal Rp.750.000 nekad menjalani usaha ini. Untuk pengirimanpun sampai Ia bela-belain mengawalnya dengan tidur diatas Truk yang didalamnya berisi udang yang siap kirim. Dan beliau sendiri ikut mengangkut barang-barang tersebut. Amazing banget kan!

Ibu Susi Pudjiatuti ini sekarang berusia 49 tahun, hari lahirnya 15 Januari. Orang tuanya sih asli dari Jawa Tengah, namun sudah lebih dari 5 dekade turunannya menetap di Pangandaran Jawa Barat. Hmm.., kalau dilihat aslinya beliau ini manusia unik menurut saya. 'Dulu' tingkahnya kayak laki-laki banget. Semua teman yang pernah mengenalnya sampai ketakutan bila dideketin Ibu Susi ini. Yaa.. Mirip-mirip preman gitu, hihihi..

Nah Ibu Susi inilah yang paling pertama mendaratkan kapal Cargo miliknya, berhasil mendarat di Aceh kala tsunami menimpa. Memang sih yang nyetir bukan Ibu Susi melainkan Suaminya yang berkewarganegaraan Jerman. Banyak sudah penghargaan yang diraihnya. Dan ini memang layak beliau dapatkan.

Tapi... Yang bikin saya makin salut itu, ternyata beliau hanya mengantongi ijasah SMP *Waow* eh tapi... Katanya beliau sebenarnya pernah masuk SMA tapi hanya sampi kelas 2 saja. Setelah itu beliau lebih tertarik menjalankan usahanya, menjadi pengepul ikan.

Efek dari usaha pengepakan udang tersebut, karena ingin memudahkan pengiriman itu, kini beliau memiliki tidak kurang dari 50 pesawat terbang berbagai jenis. Yang diberi nama 'Susi Air' ini belum terhitung dari beberapa koleksi kapal laut pribadinya yang lumayan mewah.

Sungguh sosok yang patut diacungi seribu jempol deh. Kini gelar S2-nya (SD.. SMP) mampu membawanya bercokol di kabinet kerjanya Presiden Jokowi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Dan.. Pantas! Tak lepas dari segala kekurangan yang dimilikinya. Sosok Susi Pudjiastuti layak mendapat dukungan dari rakyat Indonesia. Biarkan Ia bekerja dengan tenang. Saya pribadi mendukung keputusan Bapak Presiden Jokowi menunjuk beliau sebagai menteronya.

Bravo Bu Susi...

*ini saya kontribusikan buat menyambut hari Blogger yang tepat pada tanggal 27 Oktober. Semoga postingan saya tidak menyalahi aturan dan tetap saling mensuport para Blogger lainnya, hidup Blogger!* :D





Kamis, 25 September 2014

KUDA RENGGONG TRADISI YANG MULAI PUNAH

foto pribadi
Diarak keliling kampung dibarengi tetabuhan musik gamelan juga nyanyian sinden yang melengking menutup suara Jalanan. Hari itu cukup membuatku takjub.

Betapa tidak, hal ini terakhir ku saksikan saat masih kanak-kanak. Dimana saya pun ikut-ikutan mengarak penganten sunat. Iya penganten sunat! Lucu, seru memang tradisi ini.

Kuda Renggong sebenarnya alternatif lain dari pilihan orang selain Singa Depok atau Sisingaan. Karena dihitung dari biaya sewa Kuda Renggong. Singa Depok atau Sisingaan lebih murah.

Satu Kuda Renggong bisa cukup untuk meramaikan pesta sunat, sedangkan Singa Depok minimal 2 dan kanayagan (musisi/para pengiring)nya lebih dari 5 orang.

Tradisi Kuda Renggong saat ini memang mulai berkurang malah bisa jadi dianggap musnah. Di perkotaan (Bandung) sudah tidak ada yang memakai jasa mereka.

Polemik memang tradisi Kuda Renggong, sang "penganten Sunat" secara islami pemahamannya tidak diperkenankan, karena maaf "kelamin" itu aib (milik pribadi). Dan tak selayaknya diumbar pada khalayak umum.

Namun pemerintah tidak kehabisan akal untuk mempertahankan tradisi Kuda Renggong ini, mereka biasanya menjadi bagian dari promosi kebudayaan, acara penjamuan tamu asing/turis.

Tapi mungkin! Di kota-kota kecil masih ada segelintir orang yang memakai jasa mereka. Untuk menaikkan pamor "bahwa" mereka dari kalangan terpandang. Karena tradisi Kuda Renggong (dulu) memang untuk menunjukkan identitas secara materi.

Kini kini yang terpenting adalah sikap kita dalam melestarikan kebudayaan tanpa harus berbenturan dengan agama.

Rabu, 06 Agustus 2014

Meniti Langkah Menggapai Mimpi dan Angan

Perjalanan waktu yang hendak ku lalui memang belum sesuai angan dan cita-cita. Begitu banyak rintangan yang menghadang. Tapi keyakinan untuk bisa survive sampai pada titik yang dituju, telah membulatkan tekad untuk terus maju dan menghalau segala ketidakmampuan.

Meniti Langkah
Sedari kecil impian-impian akan keberhasilan telah menjadikan ku sebagai mahkluk yang selalu bersemangat. Ini mungkin karena saya berasal dari keluarga sederhana bahkan mungkin sangat sederhana. Tempaan waktu dan kejadian membuat energi ini selalu berusaha kuat dalam menggapai impian.

Terbentuk dari lingkungan yang lumayan keras, sebagai pribadi saya acapkali menjadi menjadi sorotan orang-orang yang memandang dengan sebelah mata (padahal mereka punya dua mata, sangat disayangkan hihihi). Tapi mereka juga nggak salah kok, terkadang seringnya saya melakukan kesalahan "tidak disengaja" akibat dari ketidaktahuan karena ilmu yang dimiliki terbatas. Sebagian besar hanya melihat dari sisi pandangan pribadi mereka semata.

Dan kini kemajuan itu perlahan mulai terlihat, walaupun belum signifikan. Setidaknya saya telah berusaha keluar dari keterbatasan ilmu yang belum seberapa ini. Mampu mendobrak keadaan yang serba pas-pasan dengan energi dan ambisi untuk maju dengan bekerja keras dan pantang menyerah. Yang utama saya ternyata mampu mengalahkan kelemahan, keegoisan dan ketidakberdayaan sebagai mahkluk Tuhan yang tak sempurna dengan menyerap berbagai ilmu yang saya datangkan sendiri melalui, baca buku, berinteraksi dengan kawan dan banyak mendengarkan kisah-kisah kesuksesan orang lain. Karena sukses bagi saya adalah melawan ketidakmampuan.

Bahagia dan Mencintai Pekerjaan
Alhamdullilah usaha ku membuahkan hasil. Bukan materi semata yang dikejar (hihihi boong banget) tetapi ilmu disegenap bidang yang mampu menjadikan saya sebagai pribadi yang lebih. *maaf kepedean* hehehe. Karena disisa usia ku yang tidak lagi remaja. Ada hal-hal yang tentunya terbatas dimiliki terutama fisik. Sebagai wanita saya bisa kuat menahan dan menjalani berbagai macan ujian hidup. Tetapi sebagai manusia yang diberi akal pikiran, senantiasa mensinergikan semua batasan ini. Karena keyakinan akan janji Allah..

"Dialah yang menjadikan bumi ini mudah bagimu, maka berjalanlah disegala penjurunya. Dan makanlah sebagaian dari rizki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan" (QS. Al mulk : 15)

"Orang mukmin yang kuat (dalam iman dan tekadnya) lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah dan masing-masing (dari keduanya) memiliki kebaikan, bersemangatlah (melakukan) hal-hal yang bermanfaat bagimu dan (mintalah) selalu pertolongan kepada Allah, serta janganlah bersikap lemah"

Setiap pekerjaan yang di lakoni, saya berusaha untuk mencintai dan menyenanginya. Dengan demikian ada energi positif yang mengiringi, ini memudahkan dalam bertindak dan tentunya akan ada apresiasi dari orang lain tanpa mengurangi kodrat sebagai mahkluk Tuhan.

Dalam benak selalu terbayang kelak jika Tuhan mengijinkan panjang umur. Ingin ku lihat dan rasakan buah dari kerja keras ini yaitu bisa menunaikan ibadah haji sebelum menghadap Illahi rabbi..amiin semoga doa ku ini terkabul.

Obat Awet Muda Meraih Mimpi
Ada 3S yang jadi pegangan yaitu Senyum, Sabar dan Syukur.
-Senyum otomatis ada otot-otot yang mampu menguatkan ekspresi wajah.
-Sabar pertanda kita mampu dan ihklas menjalani setiap ujian hidup.
-Syukur dibarengi selalu berpikir positif. Ini semua merupakan obat awet muda bukan hanya dari usia tapi pola pikir dan tindakan. Dengan begitu segala impian yang tertanam dalam benak insya Allah bisa terwujud.

                                    
                                                 

                       


Rabu, 30 Juli 2014

COMING SOON BUKU KOCAK MENYEGARKAN



Hallo guys, masih suasana lebaran nih. Sebelumnya saya minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin ya.

Habis lebaran biasanya masih menyisakan THR dong (bagi yang dikasih xixixi), mayan kan tuh duit walaupun cuma menyisakan recehan gambar Soekarno.

Saya saranin sih uang tersebut disisihin buat beli sesuatu yang bermanfaat, misalnya buku kan nggak bakalan rugi.

Oh iya, saya punya referensi buku ciamik nih, dijamin bakalan ngakak. Judul Buku "CAFE SPOOKY" yang ditulis oleh Berlian Rakhmat ini mengisahkan tiga sosok anak muda yang bekerja di sebuah kafe. Keseruan pun dimulai oleh kekonyolan tingkah laku mereka.

Pokoknya seru abis deh dan nggak bakalan rugi punya buku ini.

Taraaam.. Ini dia perwujudan bukunya.


Silahkan diincer dulu bukunya, bentar lagi bakal nangkring di Gramed ko, atau bisa juga free order sekarang di sini.

Dan inilah sosok si penulis yang mayan ganteng dan unyu-unyu kocak sedang melakukan sesi tanda tangan dengan seorang penggemarnya. 

Foto Berlian Rakhmat












Rabu, 23 Juli 2014

Hari Anak Nasional, Dulu Suka Main Apa?

Hari ini tanggal 23 Juli diperingati sebagai hari Anak Nasional, ini sesuai dengan keppres RI No 44 Tahun 1984, ini saya kutip dari wikipediaindonesia. Pihak Google pun ternyata sangat mengapresiasi hal ini dengan logo gambar Congklak.


Gambar diambil dari Google.com

Pernah main alat ini waktu kecil? Ya saya pernah dan selalu juara, karena memainkan permainan congklak ini sangat mudah yang belum bisa pasti langsung paham begitu main sekali. Tapi ternyata Congkak bukan permainan asli tradisonal Indonesia lho, konon katanya ini akibat dari pertukaran budaya luar yang masuk ke Indonesia jaman dulu.

Karena para ahli arkeolog dari National Geographic menemukan lempengan batu kapur di wilayah Yordania yang bentuknya memanjang dengan beberapa cekungan berderet pararel. Dan ini diyakini sebagai papan permainan tradisional bernama "congklak". Sebuah kebudayaan yang sangat kuno dan mungkin salah satau permainan tertua yang dikenal diperadaban moderen.

Jadi? Ini sebenarnya bukan alat tradisional asli Indonesia. Tapi karena beratus-ratus tahun lamanya alat ini sudah memasuki wilayah kita yang pada saat itu dibawa dari para pedagang asal afrika. Telah menjadi bagian dari tradisi kita. 

Waktu kecil permainan ini sangat saya sukai, terutama saat bulan puasa. Sambil ngabuburit nunggu beduk tiba. Ahh.. jadi inget masa kecil dulu. Congklak saat ini hampir tidak ketahui oleh sebagian anak-anak, tergeser permain game modern tinggal nunjuk tangan bisa asyik bermain seharain.

Saatnya berburu alat ini, soalnya Congklak sudah masuk kategori barang unik buat pajangan.

Congklak tipe kw murah meriah

Senin, 21 Juli 2014

MUDIK ASYIK APAPUN YANG TERJADI

Pastinya lagi pada bikin kue ya? Atau paking buat pulang kampung? Ah.. senangnya pasti banyak keseruan diperjalanan nanti. Apalagi nyiun aroma kue baru mateng, rasanya lebaran itu esok. Ngomongin pulang kampung atau mudik itu bikin prihatin buat saya, soalnya rumah orang tua nggak begitu jauh kira-kira 4-5 kiloan dari rumah. Pake angkot cuma sekali, bayar 3 rebu perak kalau pake motor makan waktu 1/4 jam. Tapi jangan pakai mobil pribadi (belum punya nih hehehe) jaraknya bisa makan waktu lebih dari 1,5 jam (macetnya itu bhoo). Pernah sih dulu tahun 93 s/d 95 ortu tinggal di Garut tepatnya di Kampung Nagrak (Cipanas) Tarogong. Masih remaja abegeh. Senengnya bukan main kalau acara mudik ini, pernah sampai berdiri di bis dari Bandung ke Garut saking banyaknya peminat mudik (emang udah biasa yee). Untungnya jarak yang ditempuh nggak begitu lama, apapun yang terjadi saya tetap enjoy diperjalanan itu.

Sebenarnya bisa saja mudik ke rumah mertua di Depok, tapi hiks.. mereka sudah tiada. Yang paling diingat mudik ke Depok itu acara masak-masak, bisa-bisa kayak orang mau hajatan. Sebab *kebetulan* keluarga dari suami ada yang berbeda keyakinan, makanya kita kalau masak seabreg. Semua datang tanpa kecuali. Memang ya Lebaran itu bikin tali silaturahmi nambah awet. Dari yang nggak kenal (sodara) disitulah kita dipertemukan.. "ohh ini istrinya oh ini anaknya" biasa begitu sapaan saudara yang baru kenal. Plus tak lupa angpawnya demen banget deh kalau yang ini. Cuma sekarang sedih mudiknya deket, eh apa ortu dipindahin dulu gitu ya?! halah kebangetan kalau ini. Rasanya seperti kurang mensyukuri keadaan ya. Oke deh tak apa mudik deket juga kan yang penting lebaran itu bisa saling memaafkan, bertemu dan makan-makan *iya kan?*

Baydeway, buat yang mau mudik selamat dijalan ya, hati-hati jaga kondisi dan kendaraannya jangan lupa ransum buat dijalan nanti. Sabar senyum jika kejebak macet berjam-jam dan berkilo-kilo, monggo dinikmati saja. Buat yang nggak mudik *kayak saya* banyakin bikin kue sama ketupatnya, siapa tahu kita kebetulan ketemu pastinya mampir dong, nggak usah repot kalau menjamu saya "dibungkus aja" biar cepet pulang wkwkwkwk.