Jumat, 25 Agustus 2017

Kung Fu Run Lomba Lari Terunik 2017

Kung Fu Run Lomba Lari Terunik 2017


Awal mendengar Kung fu Run di benak saya adalah ini ajang para pesilat kunfu berkumpul dan di adu lomba lari., huehehehe. Ternyata eh ternyata ini adalah memang lomba lari 5 kilometer sungguhan yang mengusung tema seni bela diri dari China. Karena kungfu memang selain sebagai seni bela diri juga punya tujuan untuk kesehatan serta pembentukkan karakter.

Bertempat di Ex Golf Drive Range Senayan, Jakarta,pada Hari Minggu 20 Agustus kemarin. Keunikan lomba ini adanya tantangan di tiap etape yang di lalui peserta lomba. Acara yang berlangsung mulai jam 6 pagi sampai jam 9 ini cukup mendapat antusias masyarakat yang peduli kesehatan. Dengan kostum kaus berwarna putih bertuliskan Kungfu Run 2017 serta ikat kepala dengan tulisan yang sama. 
Kung Fu Run Lomba Lari Terunik 2017


Sebelum start di mulai, banyak dari para peserta mengabadikan momemnya dengan berfoto di both-both yang telah tersedia dan bergaya ala-ala kungfu master gitu, seru dan kocak aja sih melihatnya. Saya pun bersama teman-teman blogger tak mau ketinggalan, ikut berfoto ala kungfu hahaha. Oiya, saya baru kali pertama nih ikut event olah raga sebesar ini, niatnya selain ingin tahu juga sekali-kali lah olah raga. Selama ini emang jarang banget olah tubuh, makanya body agak melar dikit *eh melarnya banyak deng wkwkw.

Tepat jam 6.30 saat gong di bunyikan dan para peserta lomba mulai berlari saling mendahului dan mereka wajib melalui 6 tantangan yang harus di lalui, kebetulan saya dan teman-teman blogger yang turut menjadi bagian rangkaian acara ini di bagi menjadi beberapa team untuk di sebar di beberapa titik, saya, Ani, Buncha, Oline, dan Dewi kebagian di seputaran Semanggi. Jadi hanya melihat 3 rintangan yaitu jaring, papan jungkat jungkit dan jalinan tali yang di rangkai prisma segitiga, karena 2 rintangan lainnya jaraknya lumayan jauh. 
Kung Fu Run Lomba Lari Terunik 2017


Saya beneran merasa olah ragakali ini, dari hall 5 Senayan harus berjalan ke a rah Semanggi dan itu ternyata jauh sodara-sodara. Mana sempet kita kebablasan nyebrang jembatan Sudirman, hahaha. Ini gara-gara bertanya ke seorang ibu penjual kalau Semanggi harus lewat jembatan. Soalnya waktu di briefing kan lomba ini hanya mengitari Senayan doang, lah.. ini kenapa harus nyebrang segala wkwkwk. Untung Oline ngingetin, jadinya kita balik badan turun dari jembatan.

Oiya acara ini bisa terselenggara berkat kerjasama Daan Mogot City (DAMOCI) dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) lho, dengan tema “Daan Mogot City Ajak Lawan Kanker Dengan Berlari dan “Kung Fu”.

DAMOCI telah bermitra dengan China Communication Contruction Group (CCCG) selama 20 tahun sebagai mitra kontruksi proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang salah satu proyeknya adalah hunian Daan Mogot City ini. Konsep yang di usung dari “Jakarta Kung Fu Run 2017” ini tidak lain adalah mengkonversi dari tiap peserta yang hadir dengan nominal Rp.20.000 dan hasilnya akan di sumbangkan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia.

Sebagaimana yang di ungkapkan Mario Jeti Prayogo, General Manager Marketing Daan Mogot City, di adakannya Jakarat Kung Fu Run 2017 ini punya tujuan untuk mengajak masyarakat berolah raga lari yang pengimplementasiannya di ambil dari konsep bela diri Kung Fu, dengan adanya 6 rintangan yang di gambarkan sebagai pekerja keras dan kemampuan membela diri, keharmonisan dan gaya hidup untuk selalu menerapkan pola hidup sehat.

Selain ajakan untuk hidup sehat serta berbagi melalui olah raga lari, Daan Mogot City sebagai hunian yang menunjang penghuninya bisa hidup dengan harmonis di lingkungan yang sehat di tengah kesibukan aktifitas kerja, karena konsep yang di terapkan DAMOCI yaitu 60% lahannya di gunakan sebagai ruang terbuka hijau. Ada taman serta kebun untuk di nikmati para penghuni, juga penerapan system lalu lintas yang aman untuk anak-anak bermain di luar.

Di gandengnya YKAKI sebagai mitra penerima donasi Ketua sekaligus pendiri Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, Ibu Ira Soelistyo pastinya sangat menyambut ajakan ini. Dengan donasi yang di berikan DAMOCI, oiya terkumpul dana sebanyak 30 juta di hitung dari jumlah peserta lomba yang ikut kontribusi, harapan Ibu Ira semoga anak-anak penderita kanker ini bisa terbantu, dengan mengusahakan kesembuhan para penderita kanker anak ini. Karena bersama kita bisa menolong sesama “Together We Can Help Them” seru Ibu Ira. 
Kung Fu Run Lomba Lari Terunik 2017
Perform Dance D.N.Y

Untuk lomba larinya itu sendiri hanya memakan waktu sekitar 3 jam, di mulai jam, selanjutnya para peserta di suguhi hiburan atraksi Barongsai, Wushu Tian Liong, Modern Dance D.N.Y dan tak lupa aksi bagi-bagi doorprize berupa Smartphone, Bluetooth earphone, TV, Action camera serta grandprize berupa satu buah mobil. Seorang Ibu yang berhasil memenangkan mobil tampak terkejut dan menangis, iyalah dapat mobil gratis dadakan pasti shock. Sayang, saya tidak berkesempatan ikut memenangkan salah satunya karena saya bukan peserta lomba, hiks. Tapi secara keseluruhan event lomba lari Kung Fu Run 2017 ini patut di acungi jempol, keren pake banget!. 

Kung Fu Run Lomba Lari Terunik 2017

Semoga event di tahun berikutnya saya bisa ikut berkontribusi sebagai peserta pula *emang masih sanggup lari? Yaeala di sanggupin aja dulu, kenyataan belakangan. Ok deal? Eh…wkwkwkwk.

Senin, 21 Agustus 2017

Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Hingar bingar dunia otomotif Indonesia dengan kehadiran pabrikan asal China ini cukup membuat perhatian publik, terutama pengguna kendaraan roda emapt. Ya, Wuling Motors Indonesia dengan berani dan percaya diri memasuki pasar otomotif Indonesia ditengah gencarnya persaingan untuk jenis mobil Low Multi Purpose Vahicle (MPV) melalui Confero S. 
Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Tidak main-main Wuling berusaha mensejajarkan diri dengan produk sejenis yang sudah ditempati pabrikan raksasa asal Jepang, Amerika dan Eropa. Dengan percaya diri pula Wuling berusaha memasuki tren market mobil pilihan keluarga dengan segala keunggulan yang ditawarkan melalui Confero S. 

Kehadirannya sudah sejak 2 tahun lalu di Indonesia dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terlebih saat diperkenalkan di ajang pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2017 menyita perhatian banyak pengunjung. Oiya, sebelumnya produk Confero S ini sudah diperkenalkan di Pekan Raya Jakarta (PRJ), sedangkan untuk grand launchingnya di Senayan City awal Agustus lalu.

Nama Wuling memang tengah jadi pembicaraan, untuk itu bersama dengan komunitas Blogger Crony, Wuling Motors Indonesia mengajak kami dalam sebuah rangkaian acara gathering yang bertajuk "the real spacious family MVP" di GIIAS pada tanggal 17 Agustus kemarin. Sebuah acara yang tidak sanggup saya lewatkan, ya sekaligus merayakan 17an. 

Gathering ini sekaligus sebagai ajang sharing dunia teknologi otomotif dan perkenalan produk terbaru dari Wuling Motor yaitu Confero S sebagai mobil keluarga dengan low budget untuk tipe mobil MPV sejenis. Saya jadi lebih tahu beberapa keunggulan yang di paparkan para pembicara, diantaranya.

Keunggulan Confero S yang di andalkan

Selain memiliki desain exterior dengan kabin yang luas (muat 7-8 orang), body yang sporty dan terlihat kokoh, dibekali mesin 4 silinder inline tipe DOHC DVVT dengan kapasitas 1.485 cc, kekuatan penggerak roda belakang yang mampu menempuh perjalanan cukup dan menanjak dan banyak penumpang, sensor parkir depan belakang dengan kamera, rem ABS dan EBD, dual SRS airbags, layar 8 inci touchcreen, kejernihan audio dan video dengan sistem navigasi, serta ada 8 colokan USB (wow banget kan). Dilengkapi pula sisten anti pencurian immobilizer dan remot yang mampu membuka jendela sekaligus. 
Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Saya pun penasaran dan mencoba kenyamanan yang dimiliki Confero S, nyatanya memang benar, begitu memasuki ruang kemudi jarak antara pijakan kaki bawah dengan kursi sangat nyaman, terasa lega, pun saat melihat seat bagian belakang begitu leluasa. Pada bagian seat kedua sudah dilengkapi sabuk pengaman, fungsinya jika punya balita bisa di dudukkan dengan aman dan nyaman karena sudah memiliki sertifikat ISO Fix. 
Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Di jelaskan Arif Rahmadi selaku Produk Planing Spesialist Wuling Motors Indonesia "Sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sengaja Wuling memberikan banyak fitur unggulan demi kenyamanan dan keamanan penggunanya, karena Wuling ingin menjadi bagian dari kelurga di Indonesia." 
Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Begitupun yang diungkapkan Dian Asmahani, selaku Brand Manager Wuling Motors Indonesia bahwa, pasar otomotif Indonesia sangat menjanjikan dan ingin mengakomodir kebutuhan keluarga dengan "Value for money" dibarengi keunggulan yang mumpuni. 

Pencapaian animo masyarakat untuk memiliki Confero tahun kemarin saja, sebanyak 2 juta unit mobil laku terjual. Lantas bagaimana ke-khawatiran sebagaian masyarakat soal after salesnya? Ibu Dian menjawab "saat ini tengah di sebar ke 50 daerah di seluruh Indonesia untuk pengadaan suku cadang, jadi tidak usah merasa khawatir.

"Sebelum Wuling memasarkan mobil ke khalayak rami, kami sebenarnya sudah menempati lahan seluas 60 hektar sebagai pabrik dan penyedia suku cadang di kawasan Deltamas, Cikarang, sejak tahun 2015" ucap Dian Asmahani.

Sungguh ini merupakan sebuah investasi besar dan tidak main-main karena nyatanya Wuling berani menggelontorkan nilai investasi sebesar 700 juta dolar Amerika dengan mematok sebanyak 120 ribu unit untuk setiap tahunnya.

Bagaimana dengan harga?

Untuk harga On the Road Jakarta ada tiga tipe Confero yang ditawarkan;

Wuling Confero 1.5 Rp.128.800.000
Wuling Confero S tipe 1.5 C Rp.150.900.000.
Wuling Confero S tipe 1.5 L Rp.162.900.000.


Tertarik memiliki mobil impian keluarga ini? Silahkan berkunjung ke website wuling.id untuk spesifikasi lebih detail.
Melalui Confero S Wuling Semarakkan Pasar Otomotif Indonesia

Jumat, 04 Agustus 2017

Peluncuran Kampanye Celebrate The Extraordinary Inspirasi dan Dukungan Untuk Ibu Dimasa Kehamilan dan Menyusui

Kampanye Celebrate The Extraordinary

Perubahan keseimbangan fungsi hormonal menuntut kesabaran ekstra, tiga bulan pertama usia kandungan sungguh merupakan masa-masa yang rentan bagi ibu hamil. Selain banyak ‘pantangan’ yang harus di hindari, faktor psikologis sangat mempengaruhi, mulai dari emosi yang kadang naik turun, perasaan tak menentu, sedih, kecewa, dan takut bisa jadi penyebab masalah dikemudian hari,

Tidak kalah pentingnya adalah faktor lingkungan yang kerap menjadi momok tersendiri, harus berhadapan dengan mitos yang turun-temurun, dan secara tidak langsung hal ini sangat mempengaruhi kejiwaan. Perjuangan seorang ibu tidak sampai disitu saja, berlanjut saat menyusui. Saya pribadi pernah mengalami "sulitnya memberi ASI" kepada anak pertama, sedih pastinya. 

Bertepatan dengan Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) yang tiap tahunnya diselenggarakan, mulai dari tanggal 1-7 Agustus, sebagai bentuk dukungan terhadap para ibu hamil dan menyusui, dan memberikan suport ditengah keterbatasan kemampuan akan pengetahuan  tentang nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil dan menyusui.

Menjadi bagian dalam rangkaian acara peluncuran kampanye Anmum Celebrate the Extraordinary bertempat di Lotte Shoping Avenue, Raffles Hotel Jakarata,  membuat saya semakin memahami, bahwa sebagai wanita yang telah menjadi ibu dukungan moril dari lingkungan disekitar itu sangat diperlukan. Sebagaimana yang diungkapkan Prof. DR. dr Ali Sungkar, SpOG(K) bahwa efek jangka pendek dan jangka panjang nutrisi buruk itu bisa komplek pada bayi, karena menyusui memiliki hubungan dengan resiko (kangker payudara) lebih rendah terhadap ibu. 

Kampanye Celebrate The Extraordinary


Selain Dr. dr Ali Sungkar, SpOG(K) yang merupakan Ketua Perkumpulan Perinatologi Indonesia (PERINASIA),  Anggota Dewan Penasihat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia untuk daerah DKI Jakarta. Turut hadir pula Cyntia Lamusu, seorang artis, penyanyi juga public figure. Cyntia membagi pengalaman bagaimana ia mampu melewati masa-masa kehamilan dan menyusui dari anak kembarnya (Tajtiana dan Bima) yang mendapat dukungan penuh dari suami, Surya Syahputra, mulai dari membantu membawakan ASI ke Rumah Sakit, karena salah satu anaknya yaitu Bima harus mendapat perawatan khusus, memberikan ketenangan dengan memberikan pijatan khusus demi memperlancar keluarnya ASI. 

Kampanye Celebrate The Extraordinary


Kehadiran Maria Leonnyta Sastra Wijaya, seorang ibu Pejuang ASI, tak kalah membuat saya haru juga, salut dengan semangatnya dalam memperjuangkan pemberian ASI ekslusif, bahkan sampai mampu mendonorkan ASInya, keren.

Banyaknya mitos yang jadi hambatan juga kurangnya dukungan lingkungan, belum lagi media kerap menyiarkan bahwa menyusui dengan botol adalah normal. Kurangnya pendidikan prenatal mengenai menyusui, kurangnya pendidikan dari petugas kesehatan, kebijakan rumah sakit yang kurang mendukung, ibu bekerja dan gencarnya promosi susu formula.

Dikatakan oleh dr Ali, bahwa "1000 hari pertama merupakan fondasi penting bagi masa depan anak, untuk itulah peran pendukung, entah itu suami, ibu dan ibu mertua diperlukan oleh ibu dan anak," 

"Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan ibu selama hamil dan dan sesudah kehamilan adalah kurangnya dukungan sosial," Hal inipun pernah saya alami, dimana saya saat itu terpaksa harus tinggal dengan kakak ipar setelah habis melahirkan. ASI menjadi tidak lancar bahkan cenderung berkurang, otomatis anak saya pun kerap menangis tiap saat. Dan ini menjadi bumerang, disatu sisi saya ingin mendapat kenyamanan untuk bisa mengurus bayi disisi lain kerap terbentur dengan aturan-aturan yang diluar logika. 

Tidak boleh mandi selama 40 hari, tiap hari harus makan kunyit mentah, sayuran pun hanya yang direbus saja, tanpa garam dan bumbu penyedap lainnya. Apalagi goreng-gorengan sama sekali tidak boleh disentuh. Saya kerap merasa kelaparan dan membatin karenanya. Otomatis ini mempengaruhi kelancaran ASI. 

Apa yang dipaparkan dr. Ali akan "Pentingnya sistem pendukung sosial yang sehat selama masa kehamilan dan menyusi memang tidak boleh dianggap remeh. Kestabilan sosial dan partisipasi sosial mampu memberikan dukungan emosional untuk mengurangi dampak stres kehidupan dan tantangan dikeseharian para ibu" pernah saya rasakan juga.

Berlanjut dengan pemaparan Rohini Behl, beliau sebagai Marketing Technical Advisor, Fonterra Brands Indonesia mengatakan bahwa menjadi ibu merupakan sebuah transisi luar biasa dalam kehidupan seorang wanita. Komitmen Anmum terhadap kesehatan dan kesejahteraan para ibu di Indonesia dengan cara mendukung penuh kegiatan pemberian ASI dan berbagi pengetahuan melalui Kampanye  Celebrate The Extraordinary dan merayakannya dalam momen yang menantang bagi banyak ibu. 


Kehadiran Ines Yumahan Gulardi MSc, merupakan Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia melengkapi penjelasan para nara sumber diatas, bahwa "langkah keberhasilan dalam menyusui salah satunya adalah sarana pelayanan keberhasilan menyusui, karena setiap ibu membutuhkan dukungan konsisten yang bisa diandalkan. Dan Anmum yang telah teruji secara klinis melalui produk Anmum Materna mendukung pemberian nutrisi demi tumbuh kembang dan keberhasilan ibu saat menjalani berbagai kegiatannya. 


Asupan gizi pada ibu hamil ini sangat penting, pemberian nutrisi makro dan mikro dengan Gangliosida (GA) DHA, Zat Besi, Serat dan lainnya yang terkandung dalam Anmum Materna mampu memenuhi kebutuhan yang ibu perlukan. Oiya, Anmum Materna sekarang sudah tersedia dengan rasa baru, yaitu rasa coklat. Iya, rasa coklat ini memang menjadi favorite sebagian para ibu, termasuk saya. 

Sesuai yang Ibu Ines paparkan bahwa menurut survey 8 dari 10 ibu menyukai rasa Unmum Materna coklat, selain tidak neg sewaktu diminum (tidak seperti susu ibu hamil lainnya yang kadang komposisi zat besinya kentara), waktu saya mencobanya memang rasa Unmum Materna Coklat ini begitu kental, serasa memakan lelehan es krim. 
Kampanye Celebrate The Extraordinary


Itulah sepenggal pengalaman dan keseruan saya saat menjadi bagian dari Anmum Kampanye Celebrate The Extraordinary, selain pengetahuan juga mendapat ilmu baru bahwa dukungan sosial untuk ibu hamil dan menyusui itu jadi faktor penentu tumbuh kembang sang buah hati. 

Minggu, 30 Juli 2017

Antara Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
A3 Inkjet Printer dengan sang model :p
 Seberapa penting sih sebuah printer menurut kalian? Untuk copy desain, copy data, scan atau sekadar menyimpan kenangan tentang mantan. Memiliki printer itu diibaratkan sebagai kaki tangan kita, dengannya pekerjaan jadi lebih efektif dan efesien. Kan enggak lucu saat urgent diminta mengirimkan data-data atau copy invoice harus berlari mendaki gunung lewati lembah sedangkan sungai Sungai mengalir indah ke Samudera (abaikan) hanya untuk mencari warnet atau tempat photo copy.

Untuk mesin printer itu sendiri, biasanya kalian memilih yang bagaimana? Cukup untuk sekadar ngeprint dan mengcopy saja?.. Duh, coba ya itu, kenapa tidak dimanfaatkan kecanggihan teknologi lainnya. Saatnya memiliki printer yang bisa scan, ngeprint, fax, copy dengan kecepatan cetak dan kualitasnya memuaskan untuk memudahkan kita dalam mendapatkan tampilkan hasil kerja dengan format yang detail. 



Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
A3 Inkjet Printer


Nah, kebetulan Hari Sabtu tanggal 22’17 kemarin, saya ikut gathering bersama beberapa teman blogger Bandung bareng Brother. Tau kan Brother? Itu lho produsen mesin jahit sama printer, printer label dan scanner. Gathering yang bertema-kan “A New Era of A3 Inkjet Printer” bertempat Centropunto Indofusion Meeting Resto di Jl. Trunojoyo No 58 Citarum, Bandung. Sebuah tempat yang cukup homy menurut saya, dengan suasana santai dan keramahan para pekerja disana. Acara dimulai jam 11.00-14.00, sebelumnya kita dipersilahkan menuju area makanan yang sudah tersaji, karena jamnya makan siang. 





Disela makan siang itu saya jadikan momen temu kangen, yah tau sendiri yang namanya blogger aktifitasnya lebih sering berinteraksi di sosial media atau kalau enggak grup-grup whatsaap, tanpa jaim-jaiman kita semua akrab dalam pembicaraan yang topiknya berganti-ganti enggak jelas, tapi seru dan kocak sih. Kadang ledek-ledekan menu makanan yang diambil, entah itu porsi makannya yang nambah atau membicarakan bobot tubuh juga trend teknologi terbaru yang lagi hapening. Pokonya bertemu mereka-mereka itu asik banget. 

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Keseruan bertemu teman-teman


Tidak lama sesi utama pun dimulai, apalagi kalau bukan pengenalan produk terkini yang Brother keluarkan, yaitu Printer. Sebagai pembuka acara Mas Andre, Manager Marketingnya Brother mempersilahkan rekannya yang bernama Susanto Liu, (Produk Manager) atau biasa dipanggil rekan-rekannya dengan sebutan Giant (padahal postur tubuhnya enggak besar-besar amat 😃) untuk memperkenalkan produk terbaru yaitu printer Inkjet A3 Multi-Function, tipe printer ini yaitu MFC-J3530DW InkBenefit yang diluncurkan guna memenuhi kebutuhan bisnis kecil dan menengah (SOHO dan SMB). 


Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Si imut Mas Andre

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Presentasi Mr. Giant

“Diidesain dengan kelengkapan fitur mulai dari print, scan, copy dan fax hingga ukuran A3 yang tentunya hal ini akan menunjang kemudahan cetak-mencetak. Selain memiliki design yang kokoh dan handal. Sebagai perusahaan printer yang memiliki keunggulan cetak cepat dan mudah digunakan, Brother Indonesia telah memposisikan dirinya sebagai perusahaan printer dengan biaya yang hemat dan selalu memberikan solusi bagi setiap pengguna yang membutuhkan printer” ungkap Mr Liu.

Tidak lama berselang, giliran Mr Deny Santosa selaku General Manager PT. Brother International Sales Indonesia menambahkan bahwa, “Demi memahami kebutuhan dalam berbisnis diluncurkannya printer Inkjet A3 Multi-Function, yang memfokuskan kecepatan cetak, kualitas cetak demi kepuasan konsumen dalam melakukan aktifitas di dunia bisnis. Dengan kecepatan print FPOT kurang dari 6 detik, dengan daya hidup mesin hingga 66% (mencapai 100.000 halaman), dengan ADF (automatic document feeder) hingga 50 lembar. Dengan kemampuannya ini sebuah Printer bisa dijadikan peluang usaha juga lho.
 
Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Fitur aplikasi mobile Brother


Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Fitur aplikasi mobile Brother

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Fitur aplikasi mobile Brother

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Fitur aplikasi mobile Brother

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Fitur aplikasi mobile Brother

Inkjet Printer Brother dan Peluang Usaha
Fitur aplikasi mobile Brother


Penggunaan semua terkoneksi dari perangkat mobile seperti iprint & scan, Brother print service plugin for android, apple airprint, google cloud print 2.0, penambahan fitur scanning QR code, untuk mempermudah proses scanning, Printer MFC-J3530DW InkBenefit telah dilengkapi dengan kemampuan Scan to email server yaitu mampu mengirim email langsung melalui printer tanpa membuka laptop. Untuk servernya itu sendiri harus didukung kecepatan internet, pakai XL misalnya, bisa sekaligus nelpon gratis sambil ngeprint. Bagaimana tertarik? ingin tahu berapa harganya? Printer canggih ini dihargai Rp. 5.890.000. O iya, biasakan juga menggunakan tinta asli (jenis LC 3617 harganya sekitar Rp.120rb-an),  bukan suntikan, karena itu akan mempengaruhi hasil kinerja sebuah printer. Untuk lebih detail mengenai Printer Inkjet ini silahkan kunjungi website Brother disini http://www.brother.co.id disana ada banyak pilihan mulai dari Printer, Tinta Printer juga Mesin Jahit.

Sebelum acara berakhir ternyata ada kejutan yaitu hadirnya blogger maestro photografi siapa lagi kalau bukan Mas Ary Mozta, pria keturunan arab (sepertinya) dengan perawakan tinggi agak kurus, dengan keramahannya didapuk untuk menelurkan kemampuannya dalam mengambil object sebuah gambar yang bagus. 


"Yang perlu diperhatikan adalah angle pencahayaan" dan Mas Ary bilang usahakan untuk mengambil object di jam antara pagi dan sore. Tidak ada pakem khusus dalam dunia photografi, yang terpenting saat mengambil object itu hati dan perasaan kita harus menyatu. Jadi mau dimanapun penempatan sebuah properti tidak masalah, yang terpenting tata cahaya harus tepat dan enak dipandang. Disesi sharing tentang fotografi Mas Ary mendapat penghargaan dari Brother atas kontribusi dan loyalitasnya selama ini, keren ya. 




Pokoknya keseluruhan acara ini selain mendapat bekal ilmu tentang teknologi sebuah printer, belajar fotografi sama ahlinya, juga bisa tetap menjalin silaturahmi dengan teman-teman sesama blogger. Kalau kalian bagaimana? 

Sabtu, 17 Juni 2017

Live To The Max! Bersinergi Dengan Keadaan

Bismillahirohmannirrohim.

Hidup yang jelas dari pengalaman, menghidupkan makna hanya dari pemahaman artinya selama saya mengarungi kehidupan ini tak kurang dari berbagai deraan ombak dan tiupan angin sepoi-sepoi. Kadang menyejukkan kadang perih dirasakan. Saya terlahir dari keluarga sederhana yang untuk sekadar makanpun harus berjuang mati-matian. Masa kecil saya tidak sebagaimana umumnya anak-anak yang bisa dengan bebas mendapatkan apa yang diinginkan.

Kerap menahan tangis saat lapar mendera karena tidak ada yang bisa dimakan saat itu, harus menunggu kedatangan Bapak yang tidak menentu jam pulang kerjanya. Beruntung saya punya sifat cuek dan tomboy, sesulit apapun kedaan yang menimpa tidak pernah sekalipun membuat hidup saya patah arang, ditengah ketidakberdayaan ekonomi keluarga alhamdullilah saya selalu punya ide untuk bisa memenuhi kebutuhan utama satu itu, makan.

Saya kecil dipaksa dewasa oleh keadaan

Disaat para tetangga membutuhkan pertolongan entah itu mengambilkan air, memijat atau dimintai tolong membeli kebutuhan meraka. Maka dengan sigap saya selalu mengiyakan permintaan itu. Tidak perduli berapapun materi yang diberi selalu saya terima dengan gembira, malah terkadang hanya diupah dengan sepiring nasi pun saya sangat senang. Pernah juga menjajakan es pepaya dan pisang molen, saat itu usia tujuh tahun kalau tidak salah ingat. 

Ada kejadian lucu sewaktu berjualan es pepaya, saat menjajakan diwaktu terik matahari tanpa sadar sepanjang perjalanan es pepaya itu saya makan. Alhasil sewaktu ada orang yang mau beli, esnya sudah habis saya makan. Tidak paham dan tidak tau harus bagaimana mengatakan hal ini kepada pemilik es, dengan enteng saya bilang kalau esnya habis saya makan. 

Dimarahin? Pastinya, dan saya tidak diperbolehkan lagi berjualan. Lain lagi cerita sewaktu berjualan pisang molen, dagangannya laris terus tiap hari namun keuntungan yang didapat tidak saya nikmati sendiri, keuntungannya itu sering saya berikan kepada seorang teman yang kehidupannya tak jauh beda dengan saya, hanya saja dia seorang anak yatim. Dan saya memang punya sifat tidak tegaan. Apa yang saya punya selama itu ada pasti akan saya bagi dua.

Membangun ambisi

Melihat keadaan sekitar dan kejadian sehari-hari, membuat saya berpikir keras bagaimana caranya bisa mengubah dunia dan keadaan, saya tidak ingin melihat orang-orang yang senasib dengan saya larut dalam kepasrahan menerima nasib yang itu-itu saja. Mulailah saya bergerak dengan pikiran-pikiran dibarengi ide yang terkadang nyeleneh, diluar kebiasaan orang. Mulai dari mengumpulkan teman-teman, membuat berbagai prakarya dari barang bekas untuk di jual nantinya.

Alhamdullilah apa yang saya lakukan itu terdengar oleh pihak sekolah dan sayapun mendapat penghargaan dengan diberikan beasiswa untuk jangka waktu lima tahun (waktu melakukan kegiatan itu saya masih kelas 1 SD). Hal ini pun diikuti dengan nilai-nilai sekolah lumayan baik. Saat itu saya berpikir, tidak mentang-mentang mendapat beasiswa lantas seenaknya, saya harus mampu menunjukkan prestasi demi balas budi kepada pemerintah dalam hal ini sekolahan.

Mengejar kesesuaian, live to the max!

Beranjak dewasa dan berumah tangga, kembali terulang kisah masa kecil, ya, ekonomi, walaupun tidak sama kejadiannya. Sempat stres dan marah, beruntungnya saya bukan tipe orang yang mudah putus asa, ditengah keterpurukan ekonomi setelah suami terkena PHK besar-besaran dan suami sampai hilang semangat utuk mencari pekerjaan, kehidupan saya saat itu seakan berada dititik terendah.

Beruntung Allah memberi ujian seberat itu yang membuat saya nyatanya mampu bangkit dan bergerak. Mulailah dengan mencari pemasukan untuk membantu suami dari berjualan kerudung, masakan, kerupuk, menjualkan barang dagangan (baju dan peralatan rumah tangga) orang, semua saya lakukan dengan penuh keikhalasan, sampai akhirnya bisa mendirikan sebuah warung kecil-kecilan. Bahagia rasanya bisa memampukan diri.

Sebagai penyuka tantangan, suatu saat sewaktu saya bekerja di sebuah salon kecantikan. O iya, ditengah kebahagian bisa mendirikan warung itu, saya mendapat tawaran dari seorang teman untuk mengisi lowongan pekerjaan di Salon. Ini kesempatan baik bagi saya untuk mengembangkan diri, dan kembali lagi-lagi demi kesejahteraan keluarga.

Bermodalkan tekad saya diterima di salon sebagai asisten kapster dengan tugas beres-beres dan mencuci rambut. Tugas itu hanya saya lakukan selama tiga bulan saja, saya akhirnya dipercaya untuk melakukan tugas sebagai hairstylish dan make up. Apakah saya punya basic untuk melakukan tugas itu? Sama sekali tidak. Saya hanya belajar dari lingkungan dengan seringnya memperhatikan teman yang sedang memotong rambut atau merias wajah.

Ini tandanya penghasilan sayapun meningkat, alhamdullilah tentunya. Dan sebuah kendaraan roda dua pun saya miliki, meskipun dengan mencicil selama tiga tahun dan melunasinya sebelum waktunya.

Semakin aktifnya di dunia pekerjaan itu membuat saya harus benar-benar memperhatikan kesehatan tubuh, karena bekerja di Salon bisa seharian berdiri, tangan bekerja tanpa henti, tak jarang hal ini sempat membuat tubuh drop.

Beruntung waktu itu ada klien di salon yang menyarankan untuk mengkonsumsi Theragran-M jadi saat sakitpun tidak perlu berlama-lama, dan Theragran ini memang nyata ampuhnya sebagai vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan juga mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit. Jadi saya pun mampu beraktivitas kembali dengan cepat.

Source by jejakatadotcom
Inilah saya sekarang, yang selalu tertantang dengan pekerjaan lain dengan berkecimpung di dunia blogger, banyak sebenarnya kejadian-kejadian yang memilukan dan miris tapi saya belum sanggup menceritakannya. Yang jelas dibalik semua itu menjadikan saya pribadi yang berusaha untuk selalu tegar dan bersemangat dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Dan dengan tulisan ini ada berjuta harap dan impian untuk bisa berbagi kepada sesama teman blogger lainnya ataupun siapa saja yang membaca kisah ini, bahwa hidup itu hanya bisa dilakukan dengan perbuatan. Ingin maju ya bergerak, ingin sukses ya bekerja keras.

*Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M*

Jumat, 16 Juni 2017

Mau Pulang Atau Pergi Pakai Pesawat Biar Efisien

Mau Pulang Atau Pergi Pakai Pesawat Biar Efisien
Mudik telah tiba..Mudik telah tiba. Horeee..horeee...hatiku gembira.

Deuuh yang sebentar lagi mau mudik pastinya senang dong ya. Sudah tidak sabar bertemu keluarga dan teman-teman masa kecil. Tentunya ingin juga merasakan liburan yang hemat dan berkesan. Kenapa harus dengan pesawat terbang? Karena masih banyak orang-orang menghindari pergi menggunakan pesawat terbang dan lebih memilih untuk pergi menggunakan mobil, bus, atau kereta dengan alasan lebih murah dan hemat. Padahal, bepergian dengan pesawat itu memiliki keuntungan tersendiri lho. Misal;

Efesien diwaktu

Sebenarnya menggunakan pesawat transportasi terbang akan lebih menghemat waktu, terutama untuk perjalanan yang jauh. Kita tidak akan mengalami kemacetan di jalan, waktu yang tersisa pun bisa dimanfaatkan untuk jalan-jalan ke tempat rekreasi atau berbelanja.

Tenaga tidak terkuras

Karena dengan menggunakan pesawat terbang tentunya mempersingkat perjalanan, hal ini selain menghemat tenaga, kita juga bisa langsung melakukan aktivitas tanpa harus merasakan kelelahan atau kecapean di perjalanan tadi.

Hemat waktu dan mudah

Selain harga tiket pesawat yang bersaing dan murah. Jangkauan rute hingga ke pelosok, dengan pesawat terbang memungkinkan kita untuk pergi ke tempat tujuan terpencil sekalipun. Dan juga dengan naik pesawat terbang itu, tidak perlu repot mengurus barang bawaan, tinggal kita serahkan semua pada layanan maskapai yang akan kita tumpangi.

Keamanan dan kenyamanan terjamin

Nyatanya naik pesawat terbang lebih aman dibanding kendaraan lainnya lho. Hal ini terbukti dari angka kecelakaan pesawat terbang terbilang lebih sedikit jika dibandingkan dengan angka kecelakaan motor ataupun mobil. Saat membawa barang berharga pun pastinya lebih aman jika naik pesawat.

Selain memperhatikan keselamatan jiwa dengan pelayanan dan kenyamanan yang diberikan maskapai penerbangan , kita tidak perlu khwatir merasakan ketidaknyamanan saat menempuh perjalanan apalagi harus berdesakan dengan penumpang lain seperti di dalam kendaraan Bus, Motor ataupun Mobil.

Adalah pilihan bijaksana jika kita pergi mudik ataupun pulangnya menginginkan sebuah perjalanan aman, nyaman dengan pelayanan yang baik dan segudang keuntungan lainnya. Ini saat menggunakan transportasi udara. Oiya, semua hal diatas saya ketahui dari seringnya mendapat info-info dari komunitas #SobatAviasi yang mana saya sebagai anggota didalamnya. Kalian bisa gabung juga kok disini ya https://www.facebook.com/djpu151/ atau bisa juga akses Instagramnya @DJPU151





Minggu, 11 Juni 2017

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Hari itu, selepas menghadiri sebuah acara di Hotel Novotel, Bandung. Seorang teman mengajak saya untuk kongkow sejenak, ya sambil rumpi-rumpi dikitlah. Kebetulan hari itu Hari Sabtu, ajakan itu langsung saya iyakan. Mahlum saya memang amat jarang punya me time, jadi kenapa tidak menyenangkan diri berkumpul bareng teman seprofesi.

Fix saat itu kami memesan ojek online, saya, Astri Novia, Ratry, Dedew sama Desverani. Tempat yang di tuju berada dikawasan Bandung barat, tepatnya di kawasan Dago Resort, Monggolian Grill Joglo. Resto yang terbilang masih baru bediri sekitar enam bulanan. Dalam hati sih tadinya sudah terbayang resto di kawasan Dago pasti mahal, ya tahu sendiri kalau daerah Dago itu tempatnya orang-orang elit.

Empat orang kawan sudah beranjak pergi menuju tempat, sedangkan saya kebetulan kebelet pipis, jadi saya paling belakangan. Alhamdullilah, tidak lama ojek online yang saya pesan tiba (menurut notif dari dari sms) begitu keluar dari Hotel, ternyata akang ojeknya belum muncul dilihat lagi posisi akang ojeknya masih sekitar lima belas menitan lagi, duh. Bisa jadi ini sih karena lalu lintas sedang macet, maklum weekend. Bolak-balik saya tanya ke akan ojek posisinya lagi dimana, jawabnya sudah dekat. Untung saya telponnya pake XL, yang cuma dikenakan 1 rupiah ke semua operator. Jadi enggak nyedot pulsa, aman pokoknya.

Sambil nunggu di depan Hotel itu, ya sempet-sempetnya sih akses youtube lumayan nonton Youtube juga free, XL gitu loh! Hihihi. Waktu berlalu detikpun berganti ke menit yang dinanti tak kunjung tiba, resah dan gelisah menunggu disini disudut sekolah.. eh salah, Hotel, Abaikan. Lantas, tidak sengaja saya lirik sepeda motor yang ada di samping ada orangnya yang tengah ngotak-ngatik hape, saya perhatikan nomer motornya kok sama dengan motor yang di order.

Lalu pandangan kami beradu ... jreng jreeeeng” maaf Mas, ojek bukan ya? Tanya saya. “mmm, iya Bu, saya lagi nunggu penumpang dari tadi. “Atas nama Ibu Yuli bukan, ya?” tanya saya lagi. “Iya, betul Bu..” Ya ampuuun.. mas mas, kenapa enggak nelepon sih? Saya dari tadi nungguin. Dengan mimik muka setengah greret (pengen ngasih bazoka), saya pun langsung nyamber helm. Ya udah, Cabut! Saya telat nih. “Siap, Bu..!” Drama pun berakhir setengah tragis.

Menerobos kemacetan, memang jasa ojek online itu bisa diandalkan. Kami seperti sedang mengejar penjahat, laju motor dibuatnya seperti tanpa beban. Namun, keinginan tiba di tempat tujuan tepat waktu pun ternyata masih jauh dari kata klop. Kami tersasar lumayan jauh dari tempat yang dituju, lantas apa gunanya tadi seakan-akan beraksi di film Renegade (jadul pisan nya wkwkwkk) kalau hasilnya ternyata nyasar. Baiklah mungkin ini ujian jiwa, halah.

Akhirnya, ketemu juga tempat yang di tuju Monggolian Grill Joglo, beres bayar ojek saya pun langsung masuk area Resto, hmm, suasana resto ini sejuk banget dan luas. Begitu masuk langsung di sapa teman-teman yang sudah dari tadi tiba dan tengah menikmati hidangan. Mencium aroma menunya membuat perut saya langsung bergoyang. “Udah, sana pesen dulu.. tuh disana (nunjuk ke sudut ruangan)” ucap Astri. Masih sedikit agak bingung saya pun berjalan ke tempat yang di tunjuk.
Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Ada hindangan dari sebuah meja memanjang yang berisikan aneka sayur mayur, jamur dan aneka saus, di sampingnya tersedia penggorengan pipih cukup besar.
Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo
Seorang chief yang berdiri di samping penggorengan langsung mempersilahkan saya untuk memilih menu, sambil memilah-milah saya pun bertanya kenapa ada kuali besar. Dijawab oleh mas koki “Ibu pernah lihat acara tv Kungfu Chef?..” Nah, ini seperti itu, semua di masak saat itu juga sesuai selera konsumen. Setelah semua bahan terkumpul di satu piring yang tadi di sodorkan chief, saya sodorin kepada chiefnya. Dan tidak menunggu lama, semua bahan sayuran masuk ke atas pinggan yang besar tadi. Dan saya pun ikut merasakan sensasi memasak ala mongolian, seru.

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Oiya, menu yang ditawarkan cukup bervariasi mulai dari, Chicken Wings, Nasi Iga, Mie Siram Iga, Bebek Goring Joglo, Tenderloin Steak, Mie Goreng Joglo, Pan Scared chicken Salad serta Sop Buntut. Katanya menu Mongolian Grill Joglo ini unik dan langka, dan pula ini merupakan satu-satunya di Bandung lho yang punya konsep resto dan cafe seperti itu. Jangan khawatir harga menu disini masih cukup terjangkau, murah, dibawah 100an.
Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Resto dan Cafe Mongolian Grill Joglo merupakan perpaduan masakan khas Mongolia dan bangunan pendopo adat jawa yang dinamakan Joglo, dimana seluruh bangunan didesain khusus dan dibuat seasli mungkin khas rumah joglo. Menurut pemiliknya, Bapak Joko, semua material yang ada di resto dan cafe ini sengaja didatangkan dari Solo dan ini juga merupakan bangunan asli dari Solo yang memang sengaja di pindahkan.
Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Kulineran Di Bandung Mampir Di Mongolian Grill Joglo

Dengan menempati tanah seluas 7000 meter, untuk bangunan seluas 950 meter sisanya di manfaatkan untuk sarana pendukung lainnya mulai dari parkir, taman serta penginapan dengan kapasitas kalau tidak salah, 19 kamar untuk saat ini. Pokoknya kalau mau kulineran di Bandung dengan tempat yang lumayan cozy, bisa memandangi Kota Bandung dari ketinggian, hawa sejuk. Sudah deh mending mampir ke Monggolian Grill Joglo yang beralamat di Jl. Raya Resort No 19 Dago Pakar. Jangan lupa ajak-ajak saya, ya.